3 Tips Memilih Badan Usaha HEMAT PAJAK

Bisnis merupakan salah satu cara yang bisa dipilih untuk memperoleh keuntungan yang besar. Ada 3 konsep bisnis yang bisa dipilih yaitu UD, CV dan PT. Ketiganya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Bisnis memang tidak bisa dilepaskan dari pembayaran pajak sesuai dengan aturan, setidaknya ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.

Tips Memilih Badan usaha Hemat Pajak

1. Usaha Dagang atau UD

UD merupakan badan usaha yang dimiliki seseorang atau menggunakan nomor pokok wajib pajak perseorangan. Apabila anda memiliki UD yang penghasilannya diatas 4,8 milyar per tahun, maka anda diharuskan memunggut pajak pertambahan nilai atau PPN ke konsumen sebanyak 10%. Misalnya anda menjual koran bekas dan mendapatkan keuntungan, maka anda harus menambah pembayaran pajak sebanyak 10% lagi.

UD akan membuat apapun yang dijual saat sudah kena objek PPN 10%, maka semuanya akan dikenakan pajak. Apabila anda tidak mau menambah pajak 10%, maka pendapatan anda akan berkurang secara otomatis 10% dari unsur PPN. UD sangat dianjurkan untuk usaha dengan skala kecil yaitu usaha yang omsetnya dibawah 4,8 milyar per tahun.

2. Commanditaire Vennootschap atau CV

CV merupakan badan usaha yang bisa didirikan minimal oleh 2 orang atau lebih dan CV boleh didirikan oleh suami istri, namun harus ditambahkan dengan 1 pihak lain. Legalitas hukum CV memang tidak terlalu bagus, karena saat terkena bangkrut akan berimbas pada harta pribadi pemilik CV dan kenanya hanya pada pengurus aktif saja, sedangkan pengurus gak aktif akan kena pajak sebesar setoran modal awal.

CV pajaknya sangat murah dibanding UD atau PT. Untuk menghindari kerugian pembayaran pajak, maka anda bisa membuat klausul penguatan CV dan anda bisa membuat perjanjian pisah harta antara suami dengan istri. Ketika membuka cv, maka istri jangan dimasukan dulu atau sebaliknya dan anda harus gabung dengan saudara atau orang lain.

Perjanjian pisah harta yang dilakukan setelah menikah akan menghindarkan anda dari kehabisan harta pribadi saat CV mengalami bangkrut. Pada dasarnya UD dengan CV akan lebih baik CV secara kontruksi badan usaha dan pajak. Besaran pajak CV adalah 25% dan untung setelah pajak bisa diambil oleh anda, tanpa harus bayar pajak lagi.

3. Perseroan Terbatas atau PT

PT adalah badan usaha yang boleh didirikan oleh 2 orang atau lebih dan PT memiliki presentase saham di dalamnya. PT memiliki legalitas hukum yang bagus, apabila bangkrut tidak semua kena pajak dan hal ini menjadi keunggulan, karena sudah terbagi atas modal yang disetor saja yang kena pajak.

PT bisa dijadikan Initial Public Offering atau IPO. Secara aturan perpajakan, PT memang kurang bagus dibandingkan CV. Pajak atas PT yaitu 25%, kemudian untung setelah pajak yang diambil akan kena pajak lagi 10% atau dinamakan deviden. Itulah ulasan singkat mengenai tips memilih badan usaha hemat pajak dan semoga semua bahasannya bermanfaat untuk para pembaca.